Hai teman*.. saya datang dengan membawa materi untuk LIDA. Yang kebingungan mencari referensi LIDA lihat sini aja ya..Ada TUGAS PERSIAPAN nya juga kok...
ELEKTROLISA
Pengertian
Elektrolisis
Elektrolisis adalah penguraian suatu elektrolit oleh arus listrik. Pada sel elektrolisis. Reaksi
kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui
larutan elektrolit, yaitu energi listrik (arus listrik)
diubah menjadi energi kimia (reaksi redoks). Tiga ciri
utama, yaitu:
1.Ada larutan elektrolit yang mengandung ion bebas.
Ion-ion ini dapat memberikan atau
menerima elektron sehingga electron dapat mengalir
melalui larutan.
2. Ada sumber arus listrik dari luar, seperti baterai
yang mengalirkan arus listrik searah
(DC)
3. Ada 2 elektroda dalam sel elektrolisis
Elektroda yang menerima elektron dari sumber arus
listrik luar disebutKat oda, sedangkan
elektoda yang mengalirkan elektron kembali ke sumber
arus listrik luar disebutAnoda. Katoda adalah
tempat terjadinya reaksi reduksi yang elektrodanya
negative (-) dan Anoda adalah tempat terjadinya
reaksi oksidasi yang elektrodanya positive (+)
Hukum Elektrolisis Faraday
Di awal abad ke-19, Faraday menyelidiki hubungan
antara jumlah listrik yang mengalir dalam sel dan kuantitas kimia yang berubah
di elektroda saat elektrolisis. Ia merangkumkan hasil pengamatannya dalam dua
hukum di tahun 1833.
|
Hukum
elektrolisis Faraday
1.
Jumlah zat yang
dihasilkan di elektroda sebanding dengan jumlah arus listrik yang melalui
sel.
2.
Bila sejumlah
tertentu arus listrik melalui sel, jumlah mol zat yang berubah di elektroda
adalah konstan tidak bergantung jenis zat. Misalnya, kuantitas listrik yang
diperlukan untuk mengendapkan 1 mol logam monovalen adalah 96 485 C(Coulomb)
tidak bergantung pada jenis logamnya.
|
C (Coulomb) adalah satuan muatan listrik, dan 1 C
adalah muatan yang dihasilkan bila arus 1 A (Ampere) mengalir selama 1 s.
Tetapan fundamental listrik adalah konstanta Faraday F, 9,65 x104 C,
yang didefinisikan sebgai kuantitas listrik yang dibawa oleh 1 mol elektron.
Dimungkinkan untuk menghitung kuantitas mol perubahan kimia yang disebabkan
oleh aliran arus listrik yang tetap mengalir untuk rentang waktu tertentu.
Hantaran listrik melalui larutan elektrolit dapat
dianggap sebagai aliran electron. Jadiapabila electron telah dapat mengalir
dalam larutan elektrolit berarti listrik dapat mengalir dalam larutan
tersebut. Elektron berasal dari kutub katode atau kutub negatif. Sedangkanpada
anode melepaskan ion positip dan membentuk endpan pada logam katode. Di
dalamlarutan terurai proses:
Ion Cu2+ ini akan berpindah menuju keping katode sedangkan
ion SO42- akanmenuju keping anode. Lama-lama keping katode ini akan timbul
endapan dan terjadiperubahan massa. Massa ini dapat dihitung dengan cara :
G = a . I . t
Dimana:
G = jumlah endapan tembaga Cu (gram)
a = tara kimia listrik (gr/ampere.jam)I = kuat arus
listrik (ampere)
t = lamanya pengaliran arus (jam)
Untuk tembaga nilai a = 1,186 gr/ampere.jam, karena G
telah dapat diketahui maka I arusdapat diperoleh dengan:
I = G/at
Kegunaan sel Elektrolisis
1. Pembuatan Gas di Laboratorium
Sel elektrolisis banyak digunakan dalam industri
pembuatan gas misalnyapembuatan gas oksigen, gas hydrogen, atau gas klorin.
Untuk menghasilkan gasoksigen dan hydrogen, Anda dapat menggunakan larutan
elektrrolit dari kationgolongan utama (K+,Na+) dan anion yang mengandung
oksigen (So42-,, NO3-)dengan electrode Pt atau karbon. Reaksi elektrolisis yang
mengahsilkan gas,misalnya elektrolisis larutan Na2SO4 menggunakan electrode
karbon.
Reaksi yang terjadi :
Karena pada katode dan anode yang bereaksi adalah air,
semakin lama air semakin berkurang sehingga perlu ditambahkan. Perlu
diingat bahwa walaupunyang bereaksi air, tidak berarti elektrolit Na2SO4 tidak
diperlukan. Elektrolit iniberguna sebagai penghantar arus listrik.
2.Proses penyepuhan sutu logam emas, perak,atau nikel,
bertujuan menutupi logam yangpenampilannya kurang baik atau menutupilogam yang
mudah berkarat. Logam-logamini dilapiasi dengan logam lain yangpenampilan dan
daya tahannya lebih baik agar tidak berkarat. Misalnya mesinkendaraan
bermotor yang terbuat dari bajaumumya dilapisi kromium agar terhindar dari
korosi . Beberapa alat rumah tanggajuga disepuh dengan perak sehingga lebihawet
dan penampilannya tampak lebih baik.Badan sepede titanium dilapisi titanium
oksida (TiO2)yang bersifat keras dantidak dapat ditembus oleh oksigen atau uap
air sehingga terhindar dari reaksioksida yang menyebabkan korosi.Prinsip kerja
proses penyepuhan adalah penggunaan sel dengan elektrolit larutandan electrode
reaktif. Contoh jika logam atau cincin dari besi akan dewlaps emasdigunakan
larutan elektrolit AuCl3(aq). Logam besi (Fe) dijadikan sebagai katode,
sedangkan logam emasnya (Au) sebagai anode. Apa yang terjadi jikakedua logam
ini ditukar posisinya?Mengapa? Reaksi yang berlangsung dalam proses penyepuhan
besi dengan emas yaitu :
Proses yang terjadi yaitu oksidasi logam emas (anode)
menjadi Au3+(aq) Kationini akan bergerak ke katode menggantikan kation Au3+
yang direduksidi katode.Kation Au3+ di katode direduksi membentuk endapan logam
emas yang melapisilogam atau cincin besi. Proses ini cukup murah karena emas
yang melapisi besihanya berupa lapisan tipis.
3. Proses Pemurnian logam kotor
Proses pemurnian logam kotor banyak dilakukan dalm
pertambangan . logamtransisi yang kotor dapat dimurnikan dengan cara menempatkannya
sebagai anodedan logam murni sebagai katode. Elektrolit yang digunkan adalah
elektrolit yangmengandung kation logam yang dimurnikan. Contoh : prose
pemurnian nikelmenggunakan larutan NiSO4 . niukel murni digunkan sebagai
katode, sedangkannikel kotor (logam yang dimurnikan ) digunakan sebagai anode.
Reaksi yang terjadi, yaitu:
Logam nikel yang kotor pada
anodedioksidasi menjdi ion Ni2+. Kemudian, ionNi2+ pada katode
direduksi membentuk logam Ni dan bergabung dengan katode yang merupakan logam murni. Kation Ni2+di anode
bergerak ke daerah katodemenggantikan kation yang direduksi.
Untuk mendapatkan logam nikel murni(di katode)harus ada penyaringan sehinggga kotoran(tanah, pasir danlain-lain) hanya berada dianode
dan tidak berpindah ke katodesehingga daerah di katode merupakan daerah
yang bersih.
Jawaban
tugas persiapan:
1) CuSO4 + Zn --> Cu + ZnSO4 +
listrik
ada listrik jika logam Zn dan Cu dihubungkan dengan kabel,
listriknya mengalir melalui kabel tersebut.
2) Larutan yang dapat menghantarkan arus
listrik, disebut larutan elektrolit. Contoh: larutan asam sulfat, natrium hidroksida, garam dapur, asam cuka, dan amonium
hidroksida.
Larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan nonelektrolit.
Contoh: larutan gula dan larutan urea.
Larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, disebut larutan nonelektrolit.
Contoh: larutan gula dan larutan urea.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar